Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar Syamsul Bahri, kepada wartawan, Rabu (4/7). "Di Kampar kondisi alamnya lumayan bagus, namun infrastruktur jalan, kurangnya fasilitas umum dan terbatasnya fasilitas pariwisata pendukung cukup berpengaruh terhadap dunia pariwisata di Kampar. Dengan adanya event PON tahun ini, diharapkan bisa meramaikannya," ungkap Syamsul.
Dikatakan, sektor unggulan pariwisata di Kabupaten Kampar hanya ada dua dari 34 tempat wisata di Kampar yakni, Candi Muara Takus dan Equator Lipat Kain. Guna mengoptimalisasikan dua tempat pariwisata tersebut, Pamkab Kampar tahun 2012 ini melakukan berbagai renovasi fasilitas-fasilitas di kedua tempat pariwisata tersebut.
"Seperti tugu Equator Lipat Kain yang luasnya lima hektare menurut rencana akan di renovasi dengan budget sharing dengan Pemerintah Provinsi Riau. Namun sayangnya terkendala pembebasan lahan. Tidak hanya itu, Candi Muara Takus juga akan ditambah fasilitas-fasilitas pendukung seperti tempat main anak, kios-kios dan lain-lain," ungkap Syamsul.
Menurutnya, sebagian pengunjung yang masih datang sebenarnya juga mengeluhkan rusaknya infrastruktur jalan. "Kalau yang datang saja sudah mengeluhkan, berarti memang yang tidak datang juga memiliki keluhan yang sama. Saya sendiri juga merasakannya," ujar Syamsul.
Upaya perbaikan infrastruktur dan fasilitas pariwisata ini akan dilakukan secara bertahap, karena membutuhkan dana yang tidak sedikit. "Banyak fasilitas yang memang sudah tua dan harus dilakukan pemugaran, tetapi ini membutuhkan dana yang banyak," ungkap Syamsul. ***
| < Prev | Next > |
|---|
