Wednesday, 04 July 2012 11:19
Multithumb found errors on this page:
There was a problem loading image /home/haluanri/public_html/images/stories/08-0407-dprd-riau-masnur-13123.gif
There was a problem loading image /home/haluanri/public_html/images/stories/08-0407-dprd-riau-masnur-13123.gif
PEKANBARU-rencana usulan KPU Riau untuk pelaksanaan Pilgubri 2013 sebesar Rp304,8 miliar dinilai sangat besar dan memberatkan. Karena itu, Komisi A DPRD Riau berencana meminta klafirikasi KPU Riau.
Hal ini dikatakan Ketua Komisi A DPRD Riau, H Masnur, Selasa (3/7). Dikatakannya, DPRD Riau pada intinya akan meminta penjelasan secara gamblang sebelum usulan ini secara resmi disampaikan nantinya.There was a problem loading image /home/haluanri/public_html/images/stories/08-0407-dprd-riau-masnur-13123.gif
There was a problem loading image /home/haluanri/public_html/images/stories/08-0407-dprd-riau-masnur-13123.gif
Menurutnya, anggaran yang akan diusulkan KPU Riau sebesar Rp304,8 miliar untuk penyelenggaraan Pilgubri dua putaran sangat fantatis dan cukup besar. Sehingga DPRD memandang perlu meminta kejelasan dan melihat tahapan pelaksanaan yang akan dilakukan nantinya.
"Komisi A sudah mengagendakan dengar pendapat dengan KPU Riau pekan depan, dengan agenda khusus mendengarkan penjelasan KPU terhadap persiapan Pilgubri dan kebutuhan alokasi anggaran yang diusulkan dalam APBD Riau 2013.
Pernyataan Masnur ini menanggapi pernyataan KPU Riau terhadap usulan Rp304,8 miliar untuk persiapan penyelenggaraan tahapan Pilgubri 2013. KPU menyebutkan anggaran tersebut belum final dan masih harusĀ dikoordinasikan dengan KPU Inhil terhadap penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Inhil.
Jika memang dibutuhkan anggaran sebesar itu, menurut Masnur, Komisi A menyarankan agar usulan tersebut dibagi dalam dua usulan, yakni pada APBD-P Riau 2012 dan APBD murni 2013. Karena kalau dilihat besarannya dinilai sangat memberatkan.
Apalagi katanya, KPU Riau akan mulai melakukan sosialisasi Pilgubri pada Januari 2013, maka dengan sendirinya alokasi anggaran harus dipersiapan sebelum Januari. "Ini artinya, kalau tetap mengandalkan APBD murni, dikhawatirkan tidak terkejar. Dan jalan keluarnya perlu dipersiapkan pada APBD-P 2012," ujarnya.
Ketika ditanya kemungkinan pelaksanaan Pilgubri secara langsung atau pemilihan DPRD Riau, Masnur mengaku belum mengetahui pasti. Dalam hearing dengan KPU Riau nantinya menurut Masnur juga akan ditanyakan.***
| < Prev | Next > |
|---|

